Artikel
Siapa bilang belum punya gaji tapi nggak bisa investasi?
Investasi | 12-Jan-2022 11:42:27 - by boadmincontent

Siapa bilang belum punya gaji tapi nggak bisa investasi? Belum tentu. Mungkin bagi anak muda yang masih duduk dibangku kuliah, berpikir bahwa berinvestasi itu sulit dan tidak mungkin karena belum punya pendapatan tetap.

Seperti kata pepatah, “Waktu adalah teman terbaik untuk berinvestasi”. Dengan melihat tingginya kebutuhan di masa mendatang, serta adanya tantangan inflasi keuangan setiap tahunnya. Investasi menjadi solusi untuk melindungi nilai mata uang yang dimiliki saat ini, dan dapat menopang kebutuhan di masa mendatang. 

Umumnya anak muda masih diberi uang saku setiap hari ataupun setiap bulan oleh orang tuanya. Tidak hanya itu, sebagian juga ada yang mempunyai penghasilan kecil-kecilan dari freelance maupun kerja part time. 

Dari pendapatan tersebut, bisa coba untuk sisihkan sedikit pendapatan untuk investasi dengan mengelola keuangan dengan baik. Lalu, bagaimana dalam mengelola keuangan dengan baik bagi anak muda? Berikut tips nya!


1.Membuat Anggaran sesuai pos-pos keuangan

Hal utama yang perlu diperhatikan ketika ingin berinvestasi adalah pengelolaan keuangan yang baik dan benar. Dengan membuat anggaran keuangan dari kebutuhan sehari-hari terlebih dahulu agar pos-pos yang sudah ada tetap aman. 

Setelah itu, baru bisa sisihkan untuk menabung ataupun investasi.  Jikalau, alokasi uang untuk menabung cukup besar nominalnya, investasi bisa menjadi alokasi tepat untuk mencapai tujuan masa mendatang. Mengapa begitu? Karena dari investasi akan diperoleh keuntungan dari berkembangnya uang yang dialokasikan tersebut.


2.Bijak dalam Mengalokasikan Pengeluaran

Cobalah untuk membuat daftar pengeluaran setiap bulannya. Pengeluaran yang tidak terlalu penting dapat dikurangi atau mungkin bisa dihilangkan dari adanya daftar tersebut.

Misalnya, jika sering makan siang dikantin, cobalah untuk alternatif lain seperti membawa bekal dari rumah. Selain lebih hemat, tapi juga lebih sehat karena terjamin kebersihan dan nutrisinya.

Dengan mengatur pengeluaran sehari-harinya, dapat berdampak baik untuk kesehatan keuangan. Karena, lebih bijak mengalokasikan uang tersebut agar dapat ditabung ataupun menjadi modal investasi. 


3.Cerdas dalam Memilih Instrumen Investasi

Walaupun dana yang dapat dialokasikan untuk investasi terbatas. Cobalah untuk memahami dan menentukan instrumen investasi yang cocok dengan kondisi keuangan yang dimiliki juga dengan tujuannya.

Saat ini, jika ingin berinvestasi tidak selalu harus dengan nominal yang besar dan sulit dalam prosesnya. Cukup dengan 10 ribu saja, siapapun sudah bisa berinvestasi reksa dana dengan produk yang sesuai dengan profil risiko yang ditentukan.

Caranya mudah saja, dengan download aplikasi InvestASIK di appstore/playstore. Lalu, registrasi dengan mengisi KYC (Know Your Customer). Tunggu verifikasi akun sampai berhasil kurang lebih 1x24 jam dengan konfirmasi melalui e-mail. Setelah akun terverifikasi, silahkan mulai proses mencapai tujuan mendatang dengan produk reksa dana yang dipilih sesuai profil risiko yang ditentukan.


4.Gaya Hidup Sesuai dengan Pendapatan

Berkembangnya jaman tentu akan banyak tren-tren baru yang hadir ditengah kebutuhan pokok yang sudah ditentukan melalui pos-pos yang ada. Perlu selalu diingat, bahwa tidak harus selalu mengikuti setiap tren yang ada saat ini yang dapat mengeluarkan tambahan anggaran.

Keuangan yang sehat dapat dimiliki oleh siapapun dengan menentukan prioritas dan menggunakan uang sesuai dengan kebutuhan dari anggaran yang telah ditentukan.

Berpikir rasional bahwa kebutuhan yang menjadi pemenuhan pokok, sedangkan keinginan tetap boleh diikuti dengan syarat sudah mempunyai porsinya masing-masing yang mana tidak melebihi kebutuhan pokok.

Oleh karena itu, demi terciptanya masa mendatang #JadiLebihBaik dapat sesuaikan gaya hidup dengan pendapatan yang diperoleh agar tetap bisa sisihkan untuk #InvestasiLebih di #InvestASIK!